Jadi setelah selama menjabat sebagai "wakil" rakyat mendapat gaji dan "pendapatan" lain yang luar biasa untuk ukuran kebanyakan orang. Setelah masa jabatannya habis pun, uang negara (catat: dari pajak rakyat tuh) masih ngalir ke kantong mantan pejabat-pejabat itu.
Kalau kebijakan ini sudah ada sejak awal jaman orba, males juga ngitung berapa mantan anggota DPR yang menikmati duit pensiun itu. Memang wajar kursi DPR jadi incaran banyak orang, posisi itu jaminan pendapatan melimpah sampai hari tua nanti sih. Itu semua untuk 5 tahun pelayanan pada negara.
Pantesan negara kita susah kaya. Kalo mau adil. Kok mantan pejuang kemerdekaan ga dapet pensiun sebesar mantan anggota DPR ya?
